Tampilkan postingan dengan label Soal Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soal Fisika. Tampilkan semua postingan

Contoh Soal Energi Potensial Listrik

Contoh Soal Energi Potensial Listrik


Soal Energi Potensial Listrik
Perhatikan Gambar di bawah yang berwarna coklat dengan cermat.
Sebuah muatan uji di bagian q1 didekatkan dengan muatan q2, dan mengakibatkan, terjadi interaksi antara muatan q1 serta q2 yang berupa gaya coulomb yang arahnya saling tolak-menolak.
Untuk bisa berpindah dari posisi r1 ke posisi r2, pada muatan q1 haruslah melakukan usaha.
untuk besarnya usaha yang harus dilakukan adalah sebanding dengan besarya gaya Coulomb dan perpindahannya.

ΔW = -FΔT (4 —15)

Pada tanda negatif rumus diatas menandakan bahwa ada usaha untuk melawan gaya coulomb,
Untuk emncari q1 maka gunaka rumus di bawah ini
Rumus Persamaan untuk melawan gaya coulomb

W = Δep = Ep2 – Ep1 (4—17)

Persamaan energi potensial di suatu titik:


Persamaan energi potensial di suatu titik
Keterangan:
W = usaha listrik (joule)
F = gaya Coulomb (N)
k = 9 X 1O9 Nm2/C2
q1 = muatan uji (C)
q2 = muatan sumber (C)
r = jarak antara q1 dan q2 (m)


Contoh Soal Potensial Listrik 2
Potensial listrik adalah besarnya energi potensial listrik per satuan muatan. potensial listrik yang dimiliki oleh q1 adalah sebagai berikut.
Rumus energi potensial listrik per satuan muatan

Secara umum, persamaan potensial listrik di suatu titik yang berjarak r dan muatan sumber Q adalah
 persamaan potensial listrik di suatu titik yang berjarak r dan muatan sumber Q

Jika muatan listrik yang mengakibatkan munculnya potensial listrik jumlahnya lebih dan satu, potensial listrik di sebuah titik merupakan jumlah aijabar potensial terhadap setiap muatan listrik. Besarnya muatan potensial di titik p yang disebabkan oleh muatan titik q1, q2, …, qn adalah
rUMUS Besarnya muatan potensial




Potensial listrik oleh 3 muatan q1 q2 q3 dan titik p

Jika hanya ada 3 muatan, potensial listrik di titik P adalah



Contoh Soal Dan Pembahasan Tekanan Zat Padat

Contoh Soal dan pembahasan atau jawaban Tekanan Zat Padat
Tekanan Zat Padat pada pondasi dari betonPondasi balok beton bangunan terlihat Seperti gambar , Berapa besar tekanan yang terjadi?
Diket : W = 2000 N
A = 80 cm x 1 M
Dit : P (tekanan)
Solusi/Jawab :
P = W/A
P = 2000N/80cm x 1M
P = 2000N/0,8Mx1M
P = 2000N/0,8
P= 2500 N/M2

Contoh Soal Tekanan zat padat
1 Perhatikan gambar dibawah tekanan zat padat yang paling  terkecil adalah?

Contoh Soal Tekanan zat padat






Contoh Soal tekanan Balok
2. Balok mempunyai ukuran 2Mx3Mx0,5M
Bila berat balok tersebut 12.000N Tekanan terkecil pada balok adalah…..
A.4000 Newton/m2
B.3000 Newton/m2
C.2000 Newton/m2
D.1500 Newton/m2

Contoh Soal tekanan Zat Padat
3. Benda mempunyai massa 100 kg dengan luas bidang
tekan 5000 cm2, bila percepatan grafitasi 10 m/s2
tekanan yang terjadi…….N/m2
A.500 Newton/m2
B.6000 Newton/m2
C.2000 Newton/m2
D.10000 Newton/m2


NB: Apabila anda kesulitan mengerjakan soal di atas anda dapat membaca artikel kami tentang rangkuman materi fisika zat padat
Sekian dari saya mengenai Contoh Soal Dan Pembahasan tekanan Zat Padat
mau lihat sumbernya klik disini

Soal jawaban besaran dan satuan

Soal besaran dan satuan, meliputi kelas 7,8,9,10,11,12,vii,viii,ix,x,xi,xii, fisika, smp dan sma.

1. Contoh soal besaran dan satuan no 1 Cermati tabel berikut!
Soal besaran dan satuan Alat ukur
Tabel Soal besaran dan satuan Alat ukur

Besaran pokok menurut Standar Internasional atau SI serta alat-alat ukurannya yang tepat ialah?
A. 1, 2
B. 1,3
C. 2,4
D. 3,4
E. 1,4


Solusi/Pembahasan/Jawaban/Penyelesaian
Jawaban dari Soal besaran dan satuan Alat ukur
Jawaban dari Soal besaran dan satuan Alat ukur
Jawaban adalah 2,4














2. Cermatilah gambar dan angka2 di bawah ini.
Soal besaran dan satuan dengan jangka sorong
Gambar alat ukur jangka sorong

Diameter dari gambar gasing disamping ialah?
Solusi:
Hasil dari pengukuran (rumus) = skala tetap + skala geser atau nonius.
Didabat dari gambar di atas.
skala tetap = 23 mm
Skala geser = 0,2 mm
jawaban dari soal no 2 adalah=23+0,2=23,2 mm



3. Hitung dengan cara menggunakan alat ukur mikrometer skrup, Diameter dari gangsi dibawah adalah?

Soal besaran dan satuan dengan mikrometerskrup
gambar alat ukur mikrometerskrup
Solusi:
Pengukuran dengan mikrometerskrup
Hasil pengukuran = skala tetap + skala putar
Dari gambar :
Skala tetap = 14,5 mm
Skala putar = 0,11 mm
Jawaban dari Hasil pengukuran adalah = 14,5+0,11= 14,61 mm




4. Cermatilah gambar-gambar dibawah tersebut!
Soal besaran dan satuan dengan alat ukur termometer
Soal besaran dan satuan dengan alat ukur termometer
Pada percobaan pengukuran suhu diperoleh hasil 40OC
Konversikan hasil 40OC (celcius) percobaan tersebut ke skala Fahreinheit (F)?
Solusi:
Dengan skala perbandingan:
(F – 32) : C = 9 / 5
F = 9/5 C + 32
F = 9/5(40) + 32
F = 104OF





5.Seorang pensepeda ontel melaju dengan kecepatan 36 Km/jam berapa berapa kecepatanya apabila diukur menggunakan satuan CGS?
Solusi jawaban kecepatan dengan CGS
gambar Solusi jawaban kecepatan dengan CGS








6.Massa jenis air 1 gr/cm3 , berapa jika dinyatakan kedalam satuan Kg/m3?
Jawaban soal besaran dan satuan berat
gambar solusi besaran berat









7.Berapa penjang penghapus berwarna hitam di bawah?
Berapa penjang penghapus berwarna hitam di bawah

Solusi:
Ujung depan di titik 3 cm
ujung belakang di 4 cm lebih 7 mm
Jadi panjang karet penghapus B 4,7 cm – 3 cm = 1,7 cm



8. Sebuah buku fisika kelas X ditimbang dengan menggunakan neraca tiga lengan, setelah keadaan setimbang didapat keadaan lengan depan, tengah dan belakang seperti pada gambar disamping. Berapa massa buku tersebut ?
Alat alat ukur besaran dan satuan

Pembahasan:
Posisi anting depan 5,8   gram
Posisi anting tengah 300,0   gram
Posisi anting belakang 40,0  gram  +
Massa buku fisika 345,8  gram



Jika anda telah memahami soal soal di atas ada baiknya anda latihan dan mengerjakan contoh soal soal besaran dan satuan atau jika anda blum bisa memahami soal di atas saya sarankan anda membeca teori Besaran dan satuan dan Besaran fisika, besaran pokok, dannbesaran turunan, Serta Satuan dimensi internasional dan konversi satuan

Sekian Dari saya tentang Besaran dan satuan semoga soal-soal pembahasan atau jawaban ini dapat membantu saudara/i yang masih belajar.

Contoh Soal Fluida Statis

Contoh Soal Fluida Statis, Contoh Fluida Statis.
Ada baiknya anda membaca dulu tentang pengertian fluida statis dan cara mengukur kecepatan fluida statis
gambar Persegi panjang untuk fluida statis
1. Persegi panjang seperti di gambar bekerja dengan tekanan 50.000 Pa, maka massa persegi panjang tersebut adalah?

a. 50.000 kg
b. 25.000 kg
c. 100.000 kg
d. 10.000 kg
e. 250.000 kg


2. Titik di A dan B berada di dalam fluida air, kedalaman dari titik A dan B adalah10 cm serta 40 cm. Perbandingan tekanan hidrostatis pada titik A dan B tersebut ialah?
a. 1:5
b. 4:1
c. 3:2
d. 1:4
e. 1:1

Contoh Soal Fluida Statis3. Lihat gambar disamping tersebut!
Jika diketahui massa jenis air adalah 1gr/cm3, dan massa jenis dari minyak adalah 0,8/cm3. Jika bak dengan sisi 10cm serta 20% Bagiannya berada didalam air, maka massa dari bak tersebut adalah?

a. 440 gram
b. 640 gram
c. 840 gram
d. 940 gram
e. 1.040 gram

4.  Definisi dari fluida ialah?
a. zat yang mempunyai bentuk tetap
b. zat yang tidak mempunyai ketegaran
c. zat yang tidak dapat mengalir
d. zat yang selalu mengalir
e. zat yang hanya dapat mengalir jika terdapat perbedaan ketinggian permukaan

5. Sebuat balok yang terapung di permukaan laut. Volume seluruhnya dari balok tersebut adalah 5.150 dm3. Massa jenis dari balok itu adalah = 0,9 kg/dm3, dan massa jenis dari air laut ialah = 1,03 kg/dm3, maka volume dari balok tersebut yang menonjol pada dipermukaan air laut ialah?
a. 650 dm3
b. 600 dm3
c. 550 dm3
d. 700 dm3
e. 750 dm3

Masih butuh soal tentang fluida statis? Klik saja Soal dan pembahasan fluida statis
Sekian dari saya tentang Contoh Soal Fluida Statis, Semoga bermanfaat

Sumber:sman10garut.sch.id

Contoh Soal Kekekalan Energi Mekanik

Contoh Soal Kekealan Energi Mekanik
Soal Energi Mekanik
Hukum Energi Mekanik
Contoh Soal Kekekalan Energi Mekanik
Soal No 1 Cermatilah Gambar:

Sebuah Mobil melintasi lintasan seperti pada gambar, Dengan lintasan yang licin dan mobil awalnya diam dan mulai bergerak dari titik tertinggi pada lintasan disamping.
Cari tinggi minimum H yang dibutuhkan supaya mobil bisa melewati loop tanpa terjatuh yang dinyatakan dengan persamaan: h = 5/2 . gR


Notebook = Tinggi minimum loop agar mobil bisa melewati loop dipenuhi saat N=0 dititik tertinggi loop tersebut.

Soal No 2 Cermati Gambar.

Benda yang massanya M mula2 diam dan kemudian bergerak diatas bidang miring yang licin dengan sudut θ, Selanjutnya benda menumbuk pegas yang tidak bermassa sama sekali, ddan konstanta pegas K diatas bidang datar kasar.
Jika koefisien gesekan antara benda dengan bidang datar µ berapa jauh pegas akan tertekan?
Notebook= nyatakan jawaban anda dalam µ,g,k dan θ
Contoh Soal Kekekalan Energi Mekanik

Soal No 3 Cermati Gambar.

Benda yang massanya M didorong hingga menyebabkan pegas dengan konstanta K tertekan.
DEngan bidang gesek yang licin dan pegas tersebut tidak mempunya massa.
Benda tersebut lalu terpental sampai lintasannya mebentuk kurva parabola.
Buktikan bahwa untuk mencapai jarak sejauh x dihitung dari dasar bidang pegas harus ditekan sejauh??

Daftar untuk soal-soal lainya:
1. Soal hukum kekekalan energi mekenik
2. Soal kekelan energi mekanik

Sekian dari saya tentang pelajaran Contoh Soal Kekekalan Energi Mekanik, Semoga dapat membantu, salam sukses.

Contoh Soal Besaran dan Satuan

Contoh Soal Besarran dan satuan, Ada baiknya anda membaca terlebih dahulu artikel kami  Besaran dan Satuan dan Besaran Pokok dan Besaran Turunan Sebelum anda mengerjakan Contoh Soal Besaran dan Satuan dan  . terimakasih

01. Rumus dimensi momentum adalah ……
A. MLT^-3
B. ML^-1T^-2
C. MLT^-1
D. ML^-2T^2
E. ML^-1T^-1

02. Dimensi dari kelajuan sudut adalah : …
A. L-2
B. M-2
C. T-2
D. T-1
E. T

03. Dimensi ML-1T-2 menyatakan dimensi : …..
A. Gaya
B. Energi
C. Daya
D. Tekanan
E. Momentum

04.Rumus dimensi daya adalah …
A. ML^2T^-2
B. ML^3T^-2
C. MLT^-2
D. ML^2T^-3
E. MLT^-3

05.Dibawah ini termasuk besaran pokok dari satuan S.I adalah?
a.volume
b.berat
c.muatan listrik
e.kecepatan
d.suhu

06. Dibawah ini merupakan besaran turunan adalah?
a.panjang, kecepatan, dan gaya
b.daya, berat, dan waktu
c.waktu, massa, dan percepatan
d.energi, berat, dan massa
e.gaya, tekanan, dan berat

07. 15 kelereng yang sejenis dan massanya yang sama, dan dari hasil pengukuran tiap massa kelereng yaitu 12,25 Gr. Maka seluruh massa kelereng tersebut adalah?
a. 183,75 gr
b.1,84 x 103 gr
c.184 gr
d.183,8 gr
e. 183 gr

08.Orde bilangan 0,000 000 023 456 yaitu?
a.10–8
b.– 8
c.10–12
d.–10
e.10–9

09.Sebuah besaran M.L2.T-2 maka besaran tersebut ialah?
a.usaha
b.gaya                          
c.daya
d.tekanan
e.momentum

10. Yang termasuk besaran vektor ialah?
a.kecepatan, berat, percepatan
b.impuls, waktu, massa, jarak.
c.panjang, gaya, percepatan, kelajuan.
e.momentum, jarak, suhu
d.luas, volume, massa jenis

1. Tuliskan rumus dimensi dari : tekanan, kalor, daya, massa jenis, berat jenis
2. Definisi dari: Besaran pokok, 1 meter standard, Dimensi, Besaran, dan 1 kilogram standard adalah?
3. Jika sebuah lingkaran mempunyai jari-jari 15,5 cm, berapakah luas lingkaranya dan kelilinf lingkarany?

Semoga Contoh Soal Besaran dan Satuan yang File Education sajikan bermanfaat Sekian dan Terimakasih :)

Soal-soal tentang Optik

Soal-soal Untuk Alat optik, Soal-soal Untuk Alat optik.

Untuk Lebih baik dalam mengerjakan soal i bawah ini ada baiknya anda membaca artikel file education mengenai Pengertian optik dan jenis jenis optik
Essay

Essay
1. 
bagaimana sifat bayangan yang dilihat dengan mikroskop?
2. mengapa benda yang dilihat dengan lup tampak lebih besar?
3. Mengapa benda yang akan dipotret harus diletakkan di ruanng tiga lensa kamera?
4. 
seseorang mempunyai titik dekat 15 cm. baghaimana agar ia dapat membaca normal? 
5. 
Apakah yang dimaksud dengan daya akomodasi mata?

Pada mikroskop lensa yang letaknya dekat dengan pengamat disebut ….
a. lensa objektif
b. lensa okuler
c. lensa negative
d. lup
alat optik berikut ini tidak mempunyai lensa objektif dan lensa okuler, adalah ….
a. kamera
b. teropong bintang
c. teropong bumi
d. mikroskop
Alat optik ini dilengkapi dengan lensa positif yangn berfungsi sebagai pembalik, yaitu ….
a. teropong bintang
b. teropongn bumi
c. mikroskop
d. diaskop
Prisma pembalik terdapat pada alat-alat optik ….
a. teroponng bintang dan mikroskop
b. teropong bintangn dan tteropong bumi
c. teropong bumi dan periskop
d. periskop dan mikroskop
Lensa okuler teropong bintang terbentuk bayangan ….
a. nayta. Diperbesar dan titik api lensa utama lensa objektif
b. nyata, diperbesar dan titik api lensa utama lensa okuler
c. maya, diperbesar dan di tempat jauh tak terhingga
d. maya, diperkecil, dan di tempat jauh tak terhingga
Proyektor yang banyak digunakan sebagai media pendidikan adalah ….
a. episkop
b. overhead proyektor
c. periskop
d. diaskop

Soal dan Pembahasan Fluida Dinamik

Soal dan Pembahasan Fluida Dinamik Fisika Kelas XI

Soal dan Jawaban Fluida Dinamik 


Pembahasan Soal Fluida Dinamik Fisika Kelas XI

1. Air mengalir melalui pipa mendatar dengan luas penampang pada masing-masing ujungnya 200mm2 dan 100mm2. Bila air mengalir dari panampang besar dengan kecepatan adalah 2 m/s, maka kecepatan air pada penampang kecil adalah ….


1. jawaban:
Pembahasan
Diketahui:
A1 = 200 mm2= 2.10-4m2
A2 = 100mm2= 10-4m2
v1= 2 m/s
ditanyakan v2 = …. ?
jawab:
Q1 = Q2
A1v1 = A2V2
v2 = A1v1/A2 = 2.10-4.2/10-4 = 4m/s

2. Azas Bernoulli dalam fluida bergerak menyatakan hubungan antara ….
jawab :
Dalam fluida bergerak, hubungan antara tekanan, kecepatan, dan massa jenis dinyatakan oleh Azas Bernouli.


3.
Pada gambar tersebut, G adalah generator 1.000 W yang digerakan dengan kincir angin, generator hanya menerima energi sebesar 80% dari air. Bila generator dapat bekerja normal, maka debit air yang sampai kekincir air dalah ….

jawaban:
Diketahui:
Pg = 103watt
ρg = 80% ρair = 0,8 ρair
h = 10 m
Ditanya Q = …. ?
Pg = η.ρ.V.g.h
1000 = 0,8.103.V.10.10
V = 12,5.103m3 = 12,5L
Q = V/t = 12,5 L/s

4. Suatu fluida ideal mengalir di dlaam pipa yang diameternya 5 cm, maka kecepatan aliran fluida adalah …. 
jawaban:
Pembahasan:
Diketahui:
= 5 cm = 5.10-2 m
= 2,5 cm = 2,5.10-2 m
= 32 m/s
Ditanya: v = …?
Jawab:
Karena memiliki besar diameter yang sama, maka kecepatan aliran fluida besarnya sama, yaitu 32 m/s.

5. Sebuah selang karet menyemprotkan air vertikal ke atas sejauh 4,05 meter. Bila luas ujung selang adalah 0,8 cm2, maka volume air yang keluar dari selang selama 1 menit adalah … liter 
jawaban
Diketahui:
h = 4,05 m
A = 0,8cm2 = 8.10-5m2
t = 1menit = 60 sekon
ditanya: V = ….?
Jawab
Ep = m.g.h = ½ mv2
v = √2.g.h = √2.10.4,05 = 9 m/s
Q = A.v = 8.10-3.9 = 7,2.10-4 m3/s
V = Q.t = 7,2.10-4.60 = 432.10-4m3 = 43,2 L

6. Minyak mengalir melalui sebuah pipa bergaris tengah 8 cm dengan kecepatan rata-rata 3 m/s. Cepat aliran dalam pipa sebesar …. 
jawaban:
Q = π.R2.v = 3,14.16.10-4.3 = 0,151 m3/s = 151 liter/s

7. Debit air yang keluar dari pipa yang luas penampangnya 4cm2 sebesar 100 cm3/s. Kecepatan air yang keluar dari pipa tersebut adalah …. 
jawaban: c
v = Q/A = 100/4 = 25 cm/s = 0,25 m/s

8.Air mengalir kedalam sebuah bak dengan debit tetap 0,5 liter/s. Jika bak tersebut berukuran 1x1x1 m3, maka bak tersebut akan penuh dalam waktu … menit.
10. jawaban:
Diketahui
Q = 0,5 liter/s = 5.10-4 m3/s
V = 1m3
A = 1m2
Ditanyakan: t = …. ?
Jawab:
t = V/Q = 1/5.10-4 = 2000 s = 33,3 menit
uraian

1. v1 = √2gh = √2.10.8 = 12,65 m/s
A = Q/v1 = 5.10-5 /12,65 = 3,95.10-6 m2
Q2 = A.v2 = 55,85.10-6 m3/s = 55,85 cm3/s

2. Diktetahui
Wu = 95N; Wcair = 87 N
Ditanya Fa = …. ?
Jawab:
Fa = Wu – Wcair = (95-87) = 8 N

3. Alat-alat yang prinsip kerjanya berdasarkan hukum Bernoulli
a. pipa pitot
b. pipa venturi
c. pesawat terbang
d. karburator motor

4. Diketahui:
A = 25 cm2 = 25.10-4 ; v = 10 m/s
Ditanya: Q = ….?
Penyelesaian
Q = A.v = 25.10-4.10= 0,025 m3/s


Latihan Soal Fluida Dinamik

1.Suatu fluida mengalir pada sebuah pipa yang memiliki luas penampang 25 cm2dengan kecepatan 10m/s2. Hitunglah besar debit fluida tersebut

2.Sebuah kran air mempunyai luas 2 cm2. Tentukan debit air dari kran tersebut bila laju aliran air 2 m/s!


3. Perhatikan gambar berikut ini!

Tentukan kecepatan aliran air pada penampang ?


4.Debit air yang melalui sebuah lubang terletak 8 m di bawah permukaan air pada sebuah bak yang luasnya 50 cm3/s. Hitunglah debit air melalui lubang tersebut, jika diatas permukaan air diberi tambahan tekanan 2×104 N/m2!
6.Debit air yang melalui sebuah lubang terletak 8 m di bawah permukaan air pada sebuah bak yang luasnya 50 cm3/s. Hitunglah debit air melalui lubang tersebut, jika di atas permukaan air diberi tambahan tekanan 2×104 N/m2!

Soal dan Pembahasan Koefisien Gesekan Pada Lantai

Soal dan jawaban Gaya Gesekan Pada Lantai
Soal Koefisien Gesekan antar tangga dan lantai
Pada Sebuah tangga yang disandarkan pada dinding terlihat seperti gambar dibawah. Jika dinding yang buat sandaran licin dan lantainya kasar, berapakah nilai koefisien gesekan diantara lantai dan tangga tersebut?


Jawab:
Soal terkenal ini dapat dijawab dengan mudah :
 
dengan Θ adalah sudut antara tangga dan lantai, μ adalah koefisen gesekan antara tangga dan lantai.

Contoh aplikasi gaya gesek Banyak faktor pada sebuah kendaraan, baik motor atau pun mobil yang kerap kali dilupakan. Salah satunya, koefisien gesek pada beberapa komponen. “Misalkan pada kampas rem atau pada kopling


Latihan Soal
1. sebuah benda massanya 2 kg terletak pada suatu bidang mendatar, jika koefesien gesekannya 0,4. berapakah besarnya gaya yang harus diberikan tepat saat benda akan bergerak

2. suatu benda yang massanya 5 kg diletakkan pada suatu permukaan yang koefesien gesekannya 0,3. kemudian benda itu diberi gaya 50 N, hitunglah percepatan yang timbul, jika:
a) Gaya F mendatar
b) Gaya F membentuk sudut 30 derajat terhadap garis mendatar
3. sebuah benda massanya 1 kg berada pada sebuah bidang miring dengan sudut 30 derajat. jika koefesien gesekan 0,5 dan percepatan gravitasi bumi 10 m/s^2. tentukan percepatan yang ditimbulkan oleh benda tersebut?

Soal dan Pembahasan Elastisitas

Soal dan Pembahasan Elastisitas
Soal dan Jawaban elastisitas
Soal pertama :

  • Pasa saat harga Rp. 5.000,00 per unit, jumlah barang yang ditawarkan 20 unit. Kemudian harga turun menjadi Rp. 4.500,00 perunit dan jumlah barang yang ditawarkan menjadi 10 unit. berdasarkan data tersebut besarnya koefisien elastisitas penawarannya adalah....
Jawab :
Dari data diatas diketahui :
P1 = 5.000    Q1 = 20
P2 = 4.500    Q2 = 10
langkah pertama kita menentukan perubahan jumlah penawaran dan harga
∆Q = Q2 -Q1 = 10-20 = -10
∆P = 4.500 - 5.000 = -500
Langkah selanjutnya, kita masukan data-data diatas kedalam rumus elastisitas :
         P1      ∆Q
Es = ---- . ------
         Q1     ∆P

        5.000    -10
Es = ------- . ------
          20     -500
Es = 5

Nilai Es = 5 > 1, menunjukan penawaran elastis.

Soal kedua :

Request tables of rice in an area in one month:
---------------------------------------------
Price Per Kg               Amount of Request
---------------------------------------------
Rp. 4.000,00                  10 ton
Rp. 4.500,00                    8 ton
---------------------------------------------
Pursuant to request tables of rice above, what kind of request type including.....

Jawab :
dari soal diatas diperoleh data-data sebagai berikut :
P1 = 4.000   Q1 = 10 ton
P2 = 4.500   Q2 = 8 ton
Langkah pertama kita menghintung perubahan jumlah barang dan harga...
∆Q      = Q2 - Q1 = 8 - 10 = -2
∆P       = P2 - P1  = 4.500 - 5000= -500
Langkah selanjutnya kita masukan data diatas kedalam rumus elastisitas permintaan:
Ed = (P1/Q1) x (∆Q/∆P)
Ed = (4000/10) x (-2/-500)
Ed = (400) x (0,004)
Ed = 1,6

Nilai Ed > 1, Jadi permintaan bersifat elastis.

Soal ketiga :
  • Pada tingkat harga barang sebesar Rp. 500.00 barang yang ditawarkan 1000unit, jika harga naik 20% barang yang ditawarkan juga bertambah sebanyak 100 unit. berdasarkan data tersebut elastisitasnya dinamakan.....
Jawab :
dari soal diatas didapat data-data sebagai berikut :
P1 = 500     Q1 = 1000
P2 = (500x20%)+500 = 100 + 500 = 600
Q2 = 1000 + 100 = 1100
langkah  pertamaa kita menghitung perubahan Q dan P
∆Q = Q2 - Q1 = 1100 - 1000 = 100
∆P  = P2 - P1  = 600 - 500 = 100
langkah selanjutnya kita masukan data-data diatas kedalam rumus elastisitas penawaran :
Ed = (P1/Q1) x (∆Q/∆P)
Ed = (600/1000) x (100/100)
Ed = 0,6
Nilai Ed = 0,6 berarti Ed < 1, jadi Elatisitasnya dinamakan in elastis

Praktikum Hukum Newton

Praktikum Hukum Newton 1 I
Praktikum Hukum Newton 2 II
Praktikum Hukum Newton
Soal Soal Praktikum Hukum Newton
Contoh Sola Praktikum Hukum Newton

I. Petunjuk Belajar :
1. Baca secara cermat petunjuk langkah-langkah sebelum Anda melakukan kegiatan
2. Baca buku-buku Fisika kelas X SMA dan buku lain yang relevan berkaitan dengan materi
Hukum-hukum Newton untuk memperkuat konsep dan pemahaman Anda.
3. Tanyakan pada pembimbing jika ada hal-hal yang kurang jelas
II. Standar Komp & Kompetensi Dasar
SK : 2. Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titi
KD : 2.3Hukum Newton sebagai prinsip dasar dinamika untuk gerak lurus, gerak vertikal, dan gerak melingkar beraturan
III. Indikator
Mendiskripsikan pengertian hukum-hukum newton tentang gerak dan menggunakan gambar  (diagram) gaya dan memberikan contoh serta aplikasinya.
IV. Informasi Pendukung
Suatu benda dapat bergerak hanya jika diberi gaya yang menarik atau mendorong secara terus menerus. Sebuah benda  ( kereta ) didorong dengan cepat kemudian dilepaskan, lama kelamaan akan berhenti karena adanya gesekan dengan lantai. Seandainya gaya gesekan dihilangkan, maka kereta akan terus bergerak tanpa henti.
Oleh Galilei dikatakan bahwa gerak lurus beraturan  ( gerak pada lintasan lurus dengan laju tetap  )  tidak
memerlukan gaya.
Isaac Newton menyatakan dalam hukum pertamanya yang berbunyi :
Bila total gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan nol atau tidak ada gaya yang bekerja pada benda, maka setiap benda akan bergerak terus dengan kelajuan tetap pada lintasan lurus  ( gerak lurus  beraturan  ) atau tetap diam ".
Secara matematik hukum I Newton dinyatakan dengan bentuk skalar :


dengan :
Σ F   =  total gaya
a =  percepatan



Dalam hal a = 0, berarti V = 0  ( untuk benda yang diam ) atau V = tetap  ( untuk benda yang bergerak lurus beraturan ).
Hukum I Newton mengungkap tentang sifat benda yang cenderung mempertahankan keadaannya. Sifat
ini disebut kelembaman atau inersia. Suatu benda dalam keadaan diam mendapat pengaruh suatu gaya, maka benda akan mengalami perubahan kecepatan tiap waktu atau pada benda akan timbul percepatan.











Jumlah gaya-gaya yang mempengaruhi benda atau total gaya dapat berupa gaya tunggal atau gabungan.






Pengaruh Gaya pada Percepatan
Percepatan yang dialami oleh benda sebanding dengan resultan gaya yang bekerja pada benda itu, dan searah dengan arah resultan gaya.
Percepatan yang dialami oleh benda sebanding dengan resultan gaya yang bekerja pada benda itu, dan searah dengan arah resultan gaya.
Percepatan yang dialami oleh benda sebanding dengan resultan gaya yang bekerja pada benda itu, dan searah dengan arah resultan gaya.

V. Alat dan Bahan
1. Kelereng (1 buah)
2. Ticker Timer (1 buah)
3. Kertas (3 lembar)
4. Kereta luncur (1 buah)
5. Kertas karbon
6. Beban ( kereta luncur 1 buah)
7. Catu daya (1 buah)
8. Beban gantung (5 buah)
9. Benang halus secukupnya
10. Katrol dan klem (1 buah)
11. pita kertas secukupnya
12. Papan Luncur (1 buah)
13. Stop Watch (1 buah)
14. Neraca Pegas (2 buah)

VI. Langkah-Langkah Percobaan
Kegiatan I
a. Letakkan selembar kerta di meja yang datar,
kemudian letakkan kelereng di kertas tersebut.
Kemudian tarik kertas dengan cepat (dientakkan).
a. Letakkan selembar kerta di meja yang datar, kemudian letakkan kelereng di kertas tersebut.
Kemudian tarik kertas dengan cepat (dientakkan).
a. Letakkan selembar kerta di meja yang datar, kemudian letakkan kelereng di kertas tersebut. Kemudian tarik kertas dengan cepat  ( dientakkan)
.
 Apa yang terjadi pada kelereng tersebut ?(1)
b. Ulangai percobaan ini beberapa kali dengan cara
yang sama. Dari percoaan-percobaan itu, kesimpulan apa yang dapat kamu ambil mengenai kecenderungan kelereng itu ? (2)
c. Kemudian ketas dikembalikan pada kedudukan semula dan kelereng diletakkan lagi di atas kerta.
Sekarang tariklah kertas tersebut dengan perlahan-lahan tanpa sentakan.
Apa yang terjadi dengan kelereng tersebut ?(3)
d. Kertas ditarik perlahan-lahan lagi seperti di atas, kemudian mendadak tarikan dihentikan. Apa yang terjadi  dengan kelereng tersebut ?(4)
e. Ulangi percobaan ini beberapa kali dengan cara yang sama. Kesimpulan apa yang dapat kamu ambil mengenai kecenderungan gerak kelereng itu ? (5)
f. Bagaimana kesimpulan Anda yang dapat dirangkum dari kegiatan di atas ? (6)
Informasi :
Pernyataan di atas dikenal dengan hukum kelembaban ( Hukum I Newton ) Bagaimana kesimpulan Anda yang dapat dirangkum dari kegiatan di atas ? (6)
Kegiatan II a. Susunlah alat seperti pada gambar di bawah.


Gunakan beban 100 gram, dan biarkan kereta bergerak.
b. Buatlah grafik dengan potongan-potongan pita kertas hasil rekaman untuk tiap 10 ketukan.
Grafik :


Gambar 4.10
c. Ulangi a dan b dengan menggunakan beban 200gram.
d. Bandingkan grafik pada percobaan kedua. Grafik mana yang lebih curam?  (7)
Jika demikian percepatan yang mana lebih besar ?(8)
Kesimpulan : Untuk benda dengan massa tertentu makin besar gaya, bagaimana dengan percepatannya ?  (9)
e. Ulangi a dan b dengan menggunakan dua kereta yang ditumpuk.
f. Bandingkan grafik ketiga ini dengan grafikpertama. Grafik mana yang yang lebih curam ?(10)
Jika demikian percepatan yang mana lebih besar ?(11)
Kesimpulan : Untuk gaya tertentu, jika massacbenda diperbesar, bagaimana dengancpercepatan benda tersebut ?c(12) benda diperbesar, bagaimana dengan percepatan benda tersebut ? ( 12)
g. Perhatikan kedua kesimpulan di atas, sesuaikah dengan hukum II Newton ? ( 13 )
h. Susunlah dua buah neraca pegas seperti pada
gambar di bawah ini.
i. Tariklah pengait neraca Q, sementara neraca P dikaitkan pada titik tetap. Gaya oleh P pada Q dibaca pada neraca (14)
Gaya oleh Q pada P dibaca pada neraca (15)
j. Amati penunjuk skala pada kedua neraca. Gaya oleh P pada Q F(14) Gaya oleh Q pada P F PQ(15)
Kedua gaya itu disebut pasangan gaya aksi-reaksi.QP

VI. Tempat : Ruang Lab.
VII. Penilaian :
a.Kognitif
1. Dari sifat kelembaman benda, coba bagaimana cara sopir untuk menurunkan beban yang berat dari truk, sedangkan sopir tersebut seorang diri ?
2. Misalkan sebuah benda dikirim ke angkasa luar, keluar dari galaksi Bima Sakti. Bagaimanakah perubahan massa dan beratnya ?
3. Misallkan Anda menjual emas berdasarkan beratnya. Di manakah Anda memilih akan menjualnya : di Semarang atau di Alaska  (dekatkutub utara ) ?
4. Sebuah massa 5 kg dipengaruhi gaya tetap sebesar 12 newton. Hitunglah percepatan yang timbul !
5. Sebuah benda massa 3 kg dipengaruhi gaya tetap sebesar 6 newton. Berapa kecepatan dan jarak yang ditempuh oleh benda tersebut setelah 8 sekon ?
6. Sebuah benda yang massanya 2,5 ton bergerak dengan kecepatan 70 km/jam. Jika mobil direm, mobil itu akan berhenti setelah 10 sekon. Berapakah besarnya gaya yang mengerem mobil ?
7. Sebuah benda diletakkan pada puncak bidang miring licin dengan kemiringan 300. Jika massa benda 2 kg, g = 10 ms Pangkat Min2 dan panjang bidang miring 6,25 m, tentukan kecepatan benda pada saat di kaki bidang miring !
8. Apakah percepatan benda yang jatuh bebas bergantung pada berat benda ?
9. Sebuah bola gelinding  (  bowling  ) dengan massa
7,5 kg diluncurkan pada jalurnya dengan resultan gaya 18.25 N. Berapa percepatan yang terjadi pada bola gelinding itu ?
10.Sebuah mobil sedan dipercepat 6 msPangkat-1 oleh gaya yang dihasilkan oleh mesinnya 7 800 N. Total hambatan angin dan gesekan jalan 600 N. Berapa massa mobil  ?